Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon

Image

SEJARAH

SEJARAH

SEJARAH SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) CIREBON 

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) CIREBON lahir dari prakarsa dan keinginan luhur para pendiri untuk turut andil dalam rangka ikut mencerdasakan kehidupan bangsa.

Dengan makin terbukanya hubungan antar bangsa (era globalisasi), peranan pendidikan dan pelatihan serta penempatan lulusan yang dihasilkan melalui pendidikan formal maupun non formal menjadi sangat penting.

Hal ini terkait dengan adanya tuntutan dunia kerja yang makin ransparan dan kompetitif terhadap kualitas Sumber daya manusia yang dituntut untuk memiliki wawasan keilmuan yang tinggi serta keterampilan yang memadai guna mengantisipasi perkembangan IPTEK di dunia global.

Semakin tinggi tuntutan kualitas sumber daya manusia maka semakin tinggi pula tuntutan tersedianya lembaga pendidikan formal maupun non formal yang dapat memberikan bekal keilmuan dan keterampilan yang tinggi serta wawasan yang cukup luas guna mengantisipasi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya di bidang kesehatan yang memenuhi International Standard.

Berdasarkan latar belakang tersebut di atas maka pada tahun 2001, Yayasan Rise Indonesia mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) YASRI Cirebon yang pada waktu hanya memiliki 2 program Studi, yaitu  Program Studi S1 Keperawatan dan S1 Kesehatan Masyarakat berdasarkan SK. MENDIKNAS RI. No. 103/D/O/2001.

Tahun 2002, perubahan nama STIK YASRI CIREBON menjadi STIKes CIREBON, serta penambahan 3 program studi sehingga menjadi 5 program studi :

  1. Program Studi S1 Keperawatan
  2. Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat
  3. Program Studi D3 Kebidanan
  4. Program Studi D3 Keperawatan
  5. Program Studi D3 Fisioterapi
  6. Program Studi D3 Radiologi

 

Pada tahun 2006 STIKes Cirebon menambah satu program studi lagi yaitu D3 Radiologi.

Facebook

Twitter

Subscribe